Sabtu, 05 Mei 2018

Budaya Korea Selatan

Macam – Macam Kebudayaan Korea Selatan
a.  Bahasa
      Bahasa yang digunakan di Korea adalah bahasa Korea . Penulisan bahasa Korea dinamakan Hangeul. Hangeuldiciptakan oleh Raja Sejong pada abad ke 15. Hangeul terdiri dari 10 huruf vokal dan 14 konsonan yang bisa dikombinasikan menjadi banyak sekali huruf-huruf dalam bahasa Korea. Hangeul sangat mudah dibaca dan dipelajari.Hangeul juga dianggap sebagai bahasa tulisan yang paling sistematik dan scientific di dunia.



    b. Rumah
      Rumah tradisional Korea disebut hanok. Hanok (biasanya rumah bangsawan atau orang kaya) menjadi bagian dalam (anchae), bagian untuk pria (sarangchae), ruang belajar (sarangbang) dan ruang pelayan (haengrangbang). Masyarakat tradisional Korea selatan memilih tempat tinggal berdasarkan geomansi. Masyarakat Korea pun meyakini konsep eum dan yang(baik dan buruk) yang harus diseimbangkan untuk memilih suatu tempat tinggal. Selain itu, rumah yang dibuat harus menghadap ke arah selatan. Besar rumah dipengaruhi oleh kekayaan suatu keluarga. Rumah-rumah ini memiliki penghangat bawah tanah yang disebut ondol yang berfungsi saat musim dingin.






c. Pakaian
      Pakaian tradisional Korea disebut Hanbok (Korea Utara menyebut Choson-ot). Hanbok terbagi atas baju bagian atas (Jeogori), celana panjang untuk laki-laki (baji) dan rok wanita (Chima).
      Orang Korea berpakaian sesuai dengan status sosial mereka sehingga pakaian merupakan hal penting. Orang-orang dengan status tinggi serta keluarga kerajaan menikmati pakaian yang mewah dan perhiasan-perhiasan yang umumnya tidak bisa dibeli golongan rakyat bawah yang hidup miskin.
      Dahulu, Hanbok diklasifikasikan untuk penggunaan sehari-hari, upacara dan peristiwa-peristiwa tertentu. Hanbok untuk upacara dipakai dalam peristiwa formal sepertiulang tahun anak pertama (doljanchi), pernikahan atauupacara kematian. Saat ini hanbok tidak lagi dipakai dalam kegiatan sehari-hari, namun pada saat-saat tertentu masih digunakan. Selain hanbok, ada juga hwarot, yaitu pakaian untuk pengantin.




  Hanbok

 untuk pria
                     untuk wanita





  Hollyebok dan Hwarot









d. Musik
      Musik di Korea Selatan dibedakan menjadi 2 macam, yaitu musik jeongak dan musikminsogak.
  Musik Jongak (musik istana), musik yang dahulu hanya dimainkan atau dipentaskan oleh masyarakat kelas atas.
  Musik Minsogak, musik yang biasa dimainkan oleh kebanyakan rakyat Korea dan tidak memandang siapa yang memainkannya.

e. Alat musik
      Alat musik tradisional Korea dibagi menjadi alat musik tiup, petik dan perkusi. Sebagai contoh alat musik tiup, yaitu piri, taepyeongso, daegeum, danso, saenghwang, dan hun. Alat musik petik, yaitu gayageum, geomungo, ajaeng, serta haegeum. Alat musik perkusi, yaitu gwaenggwari, jing, buk, janggu, bak, pyeongjong, dsb.
  Gayageum









  Janggu


f. Tarian tradisional
      Tarian di Korea Selatan dibedakan menjadi 2 macam, yaitu tarian rakyat kelas atas (tarian istana) dan tarian rakyat kelas bawah.
  Tarian istana. Contohnya adalah jongjaemu yang biasa dipentaskan dalam pesta kerajaan.



      Tarian rakyat kelas bawah adalah shamanisme yang biasa dipentaskan dukun-dukun dalam upacar tertentu.


     g. Kuliner
      Bentuk kuliner Korea dipengaruhi oleh kebudayaanpertanian mereka. Makanan pokoknya adalah beras. Hasil utama pertanian rakyat Korea adalah beras, gandum dan kacang-kacangan. Hasil laut pun melimpah seperti ikan, cumi-cumidan udang, sebab Korea dikelilingi 3 lautan.
      Kuliner Korea sebagian besar dibentuk dari hasil fermentasi yang sudah berkembang sejak lama. Contohnya adalah kimchi (Kimchi adalah makanan tradisional Korea, salah satu jenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas) dan doenjang ( Doenjang dibuat dari kedelai yan direbus dan dikeringkan di panas matahari, kemudian dibentuk jadi persegi yang dinamakan mejubabatau meju)
  Kimchi


  Doenjang




      Makanan fermentasi sangat berguna dalam menyediakan protein dan vitamin ketika musim dingin.
      Beberapa menu makanan dikembangkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa khusus seperti festival atau upacara seperti ulang tahun anak yang ke-100 hari, ulang tahun pertama, perkawinan, ulangtahun ke-60, upacara pemakaman dan sebagainya. Pada peristiwa-peristiwa ini selalu dijumpai kue-kue beras yang berwarna-warni.
      Makanan kuil berbeda dari makanan biasanya karena melarang penggunaan 5 jenis bumbu yang biasa dipakai seperti bawang putih, bawang merah,daun bawang, rocambole (sejenis bawang), bawang perai, jahe sertadaging. Makanan kerajaan (surasang) saat ini sangat terkenal karena sudah dapat dinikmati seluruh lapisan rakyat.       
h. Permainan
Banyak sekali permainan khas Korea seperti:
  Badukigo versi Korea. Baduk sangat populer di kalangan orang tua.
  Janggi , versi lama dari catur Tiongkok, Xiangqi
  Yut , permainan keluarga yang sering dimainkan saat festival
  ssangnyukbackgammon versi Korea
  chajeon nori, permainan tradisional perang-perangan antara dua kelompok orang
  ssireumbergulat
  tuho, permainan melemparkan anak panah ke dalam pot
  geunetagi , permainan ayunan besar
  seokjeon, permainan melempar batu
  gakjeo, gulat asal zaman Tiongkok kuno



sumber : http://sedikittentangkoreaselatan.blogspot.co.id/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENCICIPI MAKANAN KHAS KOREA

Beberapa tahun terakhir demam K-pop sudah mewabah Indonesia. Saking semakin terkenalnya negeri ginseng tersebut banyak orang yang penasara...